AL-ZAYTUN — Semangat kedisiplinan dan nilai-nilai kebangsaan terpancar kuat dari wajah ratusan Pramuka Penegak angkatan ke-24 Madrasah Aliyah Ma’had Al-Zaytun pada Sabtu (31/1/2026). Sebanyak 468 peserta yang terdiri dari 259 putra dan 209 putri kelas X ini berkumpul untuk menjalani pelatihan intensif yang berorientasi pada pembentukan karakter dan soliditas tim.
Tradisi Tiga Bahasa dalam Bingkai Nasionalisme
Kegiatan dibuka dengan upacara yang berlangsung khidmat. Pengibaran Bendera Merah Putih mengawali prosesi, meneguhkan rasa cinta tanah air di sanubari setiap peserta. Keunikan terlihat saat pembacaan Sapta Janji Darma Bakti dilakukan dalam tiga bahasa: Indonesia, Arab, dan Inggris. Praktik ini menjadi simbol nyata visi Al-Zaytun yang memadukan semangat nasionalisme dengan wawasan global dan kedalaman spiritual.
Dalam amanatnya, Pembina Kak Makmuri mengingatkan bahwa esensi Pramuka terletak pada implementasi nilai. Ia menekankan agar Sapta Janji Darma Bakti dan Dasa Darma Pramuka tidak sekadar menjadi hafalan wajib, melainkan kompas moral dalam kehidupan sehari-hari. Pramuka, menurutnya, adalah kawah candradimuka bagi pemuda untuk menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan berjiwa baja.
Uji Ketangkasan Lewat Estafet Semapur
Memasuki sesi inti, suasana formal berganti menjadi penuh antusiasme saat enam ambalan putra dan putri bersaing dalam estafet semapur. Kegiatan ini diikuti oleh enam ambalan yang terdiri dari putra dan putri, yang menuntut kerja sama tim, ketepatan, serta kepatuhan terhadap aturan permainan. Estafet semapur tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana melatih konsentrasi, sportivitas, serta kekompakan antaranggota ambalan.
Tujuan utama pelatihan kepramukaan ini adalah melatih kedisiplinan peserta, meningkatkan pemahaman terhadap aturan permainan, serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekompakan. Nilai-nilai tersebut tampak nyata dalam setiap rangkaian kegiatan, mulai dari upacara hingga pelaksanaan permainan.
Kehadiran para pembina, yakni Kak Makmuri, Kak Raden Maman Achmad Kamal B., dan Kak Ajral Hamdi di lapangan memberikan suntikan motivasi bagi para santri untuk menyelesaikan tantangan dengan penuh tanggung jawab.
Membangun Generasi Solid
Pelatihan ini tidak hanya berhenti pada ketangkasan fisik. Tujuan besarnya adalah menanamkan kedisiplinan yang berakar pada kepatuhan terhadap aturan dan rasa kebersamaan yang kokoh.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pramuka Penegak angkatan ke-24 diharapkan bertransformasi menjadi generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental dan teguh memegang nilai-nilai kebangsaan dalam menyongsong tantangan masa depan. (Aji-HUMAS MA/2026)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar