Gerakan Literasi Madrasah adalah sebuah gerakan dalam upaya menumbuhkan budi pekerti siswa yang bertujuan agar siswa memiliki budaya membaca dan menulis sehingga tercipta pembelajaran sepanjang hayat.
Madrasah Aliyah Ma’had
Al-Zaytun telah menerapkan gerakan literasi madrasah kepada santri-santri sejak
awal berdiri. Kegiatan rutin ini dilaksanakan untuk menumbuhkan minat baca
peserta didik serta meningkatkan keterampilan membaca. Materi baca berisi nilai-nilai
budi pekerti, berupa kearifan lokal, nasional, dan global yang disampaikan
sesuai tahap perkembangan peserta didik.
Gerakan
Literasi Madrasah ini merupakan upaya menyeluruh yang melibatkan semua warga madrasah baik guru, peserta didik, orang tua/wali santri, dan masyarakat, sebagai
bagian dari ekosistem pendidikan sehingga membutuhkan dukungan kolaboratif
berbagai elemen. Upaya yang ditempuh untuk mewujudkannya, selain kegiatan membaca di perpustakaan asrama, di madrasah juga dibuatkan kegiatan berupa pembiasaan
membaca selama 30 menit di Ruang Perpustakaan
Madrasah Aliyah Ma’had Al-Zaytun secara bergilir tiap kelas yang didampingi santri kelas tertinggi dan Guru pendamping.
Literasi, selain diartikan sebagai kemampuan membaca dan menulis, juga diartikan sebagai kemampuan berbicara, berhitung, memecahkan masalah yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, memahami, dan menggunakan potensi kemampuan diri. Oleh sebab itu, dengan diadakannya kegiatan Gerakan Literasi Madrasah di Madrasah Aliyah Ma'had Al-Zaytun diharapkan seluruh santri MA mempunyai kemampuan mengasah diri dan menggunakan potensi kemampuan dirinya sesuai dengan Visa dan Misi Al-Zaytun.
![]() |
Santri Kelas 10 IPS A memanfaatkan waktu istirahatnya untuk membaca buku di Perpustakaan, Mereka sedang memilih buku yang akan dibaca. |
![]() |
Usth Dra. Nurmaidah sedang mengawasi Santri yang sedang membaca. |
![]() |